Dilema Dalam memilih Jurusan Arsitektur



Di masa-masa memilih jurusan yang katanya dapat menentukan masa depanmu, pastinya banyak dilema yang muncul, pikiran yang sangat membingungkan untuk sekelas mahluk lemah seperti kita ini.
Namun dalam postingan saya kali ini, saya akan coba untuk meringankan sedikit beban atau dilema-dilema dalam memilih jurusan Arsitektur.
*Saya akan sedikit memberi gambaran khusus hanya arsitektur saja

Nah,
kebetulan saya seorang pelajar Arsitektur tingkat awal. Pada awal memasuki jurusan ini belum ada halangan sama sekali. Seperti yang kita ketahui bahwa arsitektur sangat erat dengan gambar-menggambar dan benar saja, di jurusan arsitektur memang lebih dominan menggambar.
Bagi yang ga bisa gambar pasti akan susah di tahap ini, namun tenang saja. Saya bisa pastikan semua orang pada jurusan ini pada akhirnya akan bisa menggambar juga.
Contohnya seorang mahasiswa yang pandai menggambar. Dalam membuat garis dengan penggaris, hasilnya sama saja dengan orang yang ga tau menggambar (pakai penggaris bisa kan?). Dalam make software gambar, dengan tools garis toh juga ga ada beda hasilnya.


Kemampuan menggambar itu terlihat dimomen-momen tertentu, namanya kuliah lapangan - menggambar free hand dengan pensil tanpa alat bantu lainnya.
Berikut Dilemanya gaes,

Passionku gambar-gambar, jurusan arsitek gak ya? atau malah desain grafis?

Ini nih yang paling sering muncul, namun masalah gambar menggambar yang pasti ada unsur kreatifitas. Arsitektur itu, kita akan mempelajari banyak hal tentang bangunan, seni, kekuatan, budaya, dan banyak lagi - dengan sentuhan kreatifas mau jurusan Desain grafis atau Arsitektur akan dibutuhkan kreatifitasmu dimasa mendatang.
Sedikit tentang arsitektur yang perlu anda ketahui adalah, sebaiknya anda juga menguasai desain grafis dan multimedia sebagai soft-skill. Bayangkan saja semua orang yang belajar Arsitektur yang skillnya memiliki kelebihan masing-masing, pastinya tidak semua orang itu kepake. Tapi dengan soft-skill bagian grafis, gambar grafis, multimedia, editing video, ataupun hal lain maka dapat dipastikan kita menjadi orang yang bisa kerja walaupun dengan sedikit Arsitektur. Manfaatkan Teknologi.

Menggambar harus pake apaan?

Dalam memahami dasar-dasar dari Arsitektur menurut yang saya alami di perkuliahan, kita belajar Arsitektur dengan menggambar manual - belum pake software. Belajar menggambar manual dan membuat maket sehingga para pelajar Arsitektur paham apa yang akan dia kerjakan dan dia hadapi.

Aku gabisa gambar, nanti nilai gimana dan kerja dimana?

Menurut saya, pada akhirnya semua yang ada dalam jurusan ini pada akhirnya akan pandai menggambar. Masalah kemampuan di akhir akan berbeda-beda?, makanya cari softskill yang kerat hubungannya dengan gambar - Desain grafis misalnya.
Intinya adalah ikuti saja perkuliahan dengan perlahan, manfaatkan bimbingan dosen. Nilai Arsitektur pasti aman.
Kerja dimana? Dalam dunia persilatan yang sebenarnya, nilai atau apalah sebenarnya kurang diperhatikan. "Lu Arsitek gambar rumah gw, gw bayar", Bukan "Lu IPK berapa? gambar rumah gw"

Jurusan Arsitektur atau Jurusan Teknik Sipil

Iya, sama-sama menggambar dan katanya teknik sipil lebih banyak digunakan.
 Kenapa pilih Arsitektur? Saya pribadi memilih arsitektur karena ingin lebih leluasa mempelajari grafis. Di Arsitektur nanti pastinya menggambar dengan software berat, menggambar gedung besar dan tidak jauh-jauh dari komputer. hehehe, Kalau kearah sipil saya kurang tau apakah worth it sambil belajar grafis disana.

Orang Arsitektur bekerja merencanakan diawal sekali dan orang Sipil bekerja dalam eksekusi. Tunggu ada gambar dulu baru bisa kerja. Itu yang saya tau.



Kuliah Arsitektur pasti membosankan

Iya, sejauh ini perkuliahan yang saya dalami dalam jurusan ini sangat membosankan. Namun bukan karena Arsitekturnya, namun karena efek luar dan banyak lagi halangan, ingat! bukan karena jurusan Arsitekturnya. *tidak semangat intinya :'D

* * *

Yep gaes, mungkin itu dia dilema yang biasa dialami dalam memilih jurusan Arsitektur. Sebagai penutup, dimanapun tempatmu belajar Arsitektur, tetap semangat.

Kritik saran di kolom komentar.


Related Posts:

2 Responses to "Dilema Dalam memilih Jurusan Arsitektur"

Entri Populer