Bakara, objek wisata sejarah dan alam

"Nilai budaya, sejarah, dan keindahan alam yang tidak akan kalah bersaing ditaraf Internasional"

Bakara terletak di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbanghasundutan. Tempat ini menjadi salah satu ikon wisata Humbanghasundutan karena memilik kekayaan sejarah dan keindahan alam.

Bakara merupakan tempat kelahiran pahlawan nasional, Sisingamangara XII. Daerah ini terkenal sebagai pusat kerajaan Sisingamaraja dan menjadi sasaran kerasnya kolonialisme Belanda dijaman penjajahan dulu.

Bakara telah menjadi salah satu saksi perjuangan orang Batak dalam menghadapi kolonialisme Belanda pada jaman penjajahan.

Posisi Bakara yang terbentuk dari retakan dua lempeng menjadi nilai pertahanan yang kuat dan susah untuk dimasuki para penjajah pada masanya.

Saat ini ada banyak peninggalan Kerajaan Sisingamangara yang masih bisa ditemukan seperti Kompleks Istana Sisingamangaraja, Tombak Sulu-sulu, Aek Sipangolu dan banyak lagi.

Dari sisi keindahan alam, Bakara adalah wilayah yang sangat kaya.
Di Bakara ada 4 Air terjun antara lain air terjun Janji, air terjun Aek Sipangolu, Air Terjun Tipang. Terdapat juga aliran sungai yang sekarang sudah dikembangkan menjadi jalur arum jeram.

Bakara juga merupakan daerah Humbanghasundutan yang langsung bersentuhan dengan Danau Toba, sehingga di tahun 2018, Bakara menjadi tempat pelaksanaan Festival Danau Toba (Bakara dan Sipinsur).

Akses menuju Bakara
Untuk mengunjungi Bakara, anda dapat memilih 3 jalur darat, antara lain:

  1. Jalur Doloksanggul, jalur ini adalah jalur menurun dan jalur dengan jalan yang sudah cukup baik. View dari jalur ini adalah Bakara, bisa digunakan sebagai background berfoto tapi dimohon untuk memperhatikan posisi berfoto karena pembatas jalan masih apa adanya.
  2. Jalur Panoguan Solu (Lintongnihuta), jalur ini masih baru dan juga menurun. Dengan melewati ini anda akan melewati Aek Sipangolu sebelum memasuki Bakara. View berfoto adalah Bakara, Tipang termasuk air terjun Tipang dan Janji.
  3. Jalur dari Muara, jalur dari sini cukup ekstrim namun masih bisa diakses dengan baik asalkan hati-hati. Dijalur ini sering ada longsor, tapi view disini adalah salah satu view yang sangat baik karena selama jalur langsung berseberangan denga danau Toba.
Akses lainnya adalah dengan Kapal atau alat transportasi Udara (darurat).

Penginapan, Trip guide, tips atau informasi lainnya:
Untuk penginapan, Bakara sudah mulai mengembangkan sistem Home Stay. Atau anda juga dapat mencari penginapan di Doloksanggul.
Home Stay adalah perumahan khusus atau perumakan warga dengan fasilitas tambahan dari Pemerintah. Sangat disarankan bagi anda yang ingin menikmati Trip Bakara untuk mempelajari nilai budaya (bukan hanya lewat atau sekedar berkunjung).
Saya sarankan juga untuk mencari Guider atau orang yang sekedar tahu tentang Bakara. Intinya jangan malu bertanya karena Bakara adalah daerah wisata dan pada proses pengembangan.


Nah, sekian dulu pada postingan kali ini. Postingan ini akan saya update sesuai perkembangan. Foto atau gambar spesifik belum saya masukkan tapi informasi didalam post ini sudah apa adanya. Terimakasih dan semoga membantu.

Related Posts:

0 Response to "Bakara, objek wisata sejarah dan alam"

Post a Comment

Entri Populer